Bahasa

Minggu, 10 April 2011

Kerusakan Lingkungan Aceh Akibat Tsunami US$ 127,5-476 Juta

Kamis, 03/02/2005 17:13 WIB

Kerusakan Lingkungan Aceh Akibat Tsunami US$ 127,5-476 Juta

M. Budi Santosa - detikFinance

Jakarta - Perkiraan awal nilai kerusakan awal dan pencemaran lingkungan akibat gempa bumi dan tsunami di Aceh dan Sumut mencapai US$ 127,5-476,22 juta. Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar usai rakor tentang penanggulangan dan pembangunan kembali Aceh dan Sumut pasca bencana di Gedung Bappenas, Jakarta, Kamis (3/2/2005). Adapun perkiraan kerusakan dan pencemaran lingkungan tersebut diantaranya meliputi pencemaran air dengan perkiraan kerusakan dan pencemaran sebesar US$ 2,5-4 juta, perbaikan sungai US$ 1,5-3 juta, pencemaran air tanah sekitar US$ 1 juta, pencemaran dan kerusakan terumbu karang dan mangrove US$ 9,4-245 juta per tahun, kerusakan pertanian, hutan dan ekosistem darat lainnya US$ 86,24-172,68 juta per tahun, kehilangan potensi dan kegunaan lahan US$ 23,5-47,1 juta. Sedangkan untuk pencemaran udara dan potensi kontaminasi industri sejauh ini belum diketahui. Rachmat menyebutkan, berdasarkan tingkat kerusakan yang ada, kerusakan dibagi dalam tiga zona yakni zona merah (0-2 km dari pantai) yang rusak total, zona kuning (2-3 km dari pantai) mengalami kerusakan sedang sampai berat dan zona hijau (lebih dari 3 km dari garis pantai) dengan kerusakan ringan. Disebutkan pula kerusakan lingkungan berat pada umumnya terjadi di zona merah. Sedangkan pencemaran lingkungan berat terjadi pada zona kuning. Libatkan Masyarakat Sementara Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati ditempat yang sama menambahkan, dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh, Sumut pasca bencana akan tetap melibatkan masyrakat Aceh secara luas. Program yang disusun pemerintah saat ini juga telah melibatkan unsur-unsur masyrakat Aceh seperti tokoh adat dan juga ulama. "Namun untuk bisa melakukan konsultasi kepada masyarakat luas melalui forum yang lebih besar, baru akan bisa dilakukan jika gambaran yang dibuat oleh pokja telah lebih konkrit," katanya. Ia juga menyebutkan, nantinya berdasarkan tata ruang Banda Aceh, maka kota itu akan tetap dipertahankan keberadaannya walaupun akan ada zona untuk pengamanan. (qom/)

http://www.detikfinance.com/read/2005/02/03/171303/284695/4/kerusakan-lingkungan-aceh-akibat-tsunami-us--1275-476-juta

Tidak ada komentar: