Inflasi Cabai Rawit Tembus 104,35 Persen, 20 Provinsi Alami Lonjakan Ekstrem
Inflasi Cabai Rawit Tembus 104,35 Persen, 20 Provinsi Alami Lonjakan Ekstrem JAKARTA — Tekanan harga komoditas pangan hortikultura kembali memicu guncangan serius terhadap stabilitas ekonomi domestik. Laju inflasi tahunan cabai rawit secara nasional pada Oktober 2026 tercatat meroket hingga menyentuh angka 104,35 persen. Eskalasi harga di tingkat konsumen terpantau semakin mengkhawatirkan setelah 20 provinsi di Indonesia mencatatkan lonjakan inflasi tahunan ekstrem pada rentang 100 hingga 272 persen. Fenomena kelangkaan pasokan ini dipicu oleh perpaduan antara kegagalan panen di tingkat hulu akibat anomali iklim dan hambatan distribusi logistik antardaerah di tingkat hilir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dari total 38 provinsi di Indonesia, sebanyak empat provinsi mencatatkan tingkat inflasi tahunan cabai rawit di atas 200 persen. Keempat wilayah dengan lonjakan tertinggi tersebut seluruhnya berada di Pulau Sulawesi, yakni Provinsi Gorontalo sebesar 272,87 persen, ...